• JL. JOGJOGAN NO. 73 RT. 002 RW. 003
  • 02518250445
  • desajogjogan20029@gmail.com
INFO
  • Visi Desa Jogjogan Visi merupakan tujuan pembangunan yang direncanakan dan akan dicapai dengan seluruh kegiatan pembangunan dan pemanfaatan potensi desa yang ada. Dalam rangka merealisasikan pembangunan Desa Jogjogan telah dibuat rumusan yang tertuang dalam Visi dan Misi yang diadaptasikan dengan potensi yang dimiliki dengan berlandaskan kebersamaan dan kekompakan yang tinggi untuk bergotong royong sebagai jiwa masyarakat Desa Jogjogan telah tersusun Visi sebagai berikut : “Desa Jogjogan Menuju Terwujudnya Kesejahteraan Warga Masyarakat Untuk Meningkatkan Iman dan Taqwa dan Beraklakul Karimah”. Visi tersebut diatas adalah ungkapan realistis dengan potensi yang ada di Desa Jogjogan, diantaranya: 1. Desa Jogjogan adalah Desa Santri / Desa pendidikan yang didukung dengan berdirinya 8 buah pondok pesantren, 2 buah Madrasah Ibtidaiyah, 2 buah Madrasah Tsanawiyah, 2 buah SD Negeri, 1 buah SD Islam Terpadu, 1 buah SMP Negeri, 2 buah SMK, 2 buah Perguruan Tinggi, 24 kelompok pengajian anak tradisional dan majlis ta'lim yang berkembang di 7 Mesjid dan 28 Langgar/Mushola yang ada di Desa Jogjogan. 2. Potensi lembaga pendidikan baik formal maupun non formal tersebut mendidik, membina dan mengayomi serta penopang utama masyarakat Desa Jogjogan dalam rangka meningkatkan kualitas pengetahuan, keimanan dan ketaqwaannya. 3. Sumber daya manusia (SDM) yang merupakan faktor utama dalam merealisasikan visi yang dimiliki Desa Jogjogan cukup berkualitas terlihat dari banyaknya warga masyarakat yang berkiprah baik di tingkat Pemerintahan, Organisasi atau Lembaga-lembaga lain baik tingkat kecamatan maupun kabupaten. 4. Sumber daya alam (SDA) Desa Jogjogan sangat melimpah, lahan pertanian yang menjadi salah satu pendukung mewujudkan visi tersebut. 5. Pemerintah Desa, BPD, LPM, PKK, lembaga desa lainnya bersama masyarakat aktif dan dinamis bahu membahu membangun desa. b. Misi Untuk pencapaian visi maka dirumuskan misi sebagai berikut: 1. Menyelenggarakan pemerintahan yang bersih, amanah dan terbuka berorientasi pada optimalisasi pelayanan kepada masyarakat. 2. Mendorong berkembangnya kualitas sumber daya manusia Desa Jogjogan yang dilandasi nilai-nilai agama dan nilai-nilai luhur budaya (silih asih, silih asah dan silih asuh) untuk mewujudkan masyarakat anu cageur, bageur, pinter tur singer. 3. Peningkatan sarana dan prasarana dasar untuk menunjang kesejahteraaan dan meningkatkan pelayanan publik dengan slogan; senyum, cepat dan tepat. 4. Memanfaatkan potensi sumber daya alam yang berwawasan lingkungan. 5. Memberdayakan potensi lembaga keuangan untuk mendorong usaha ekonomi masyarakat. 6. Memberdayakan masyarakat melalui partisipasi aktif dalam pembangunan. 7. Mewujudkan lingkungan yang bersih, aman dan tertib. Motto Desa Jogjogan : " Bersama membangun desa, bersatu menciptakan Desa Jogjogan termaju." 2. Strategi dan Arah Kebijakan Desa Dalam mengaktualisasikan Visi dan Misi Desa Jogjogan maka disusunlah strategi dan arah kebijakan pembangunan desa yang berisikan program-program sebagai tindakan yang harus dilakukan pemerintah desa, program diartikan sebagaik bagian kebijakan yang berisi satu atau lebih kegiatan yang akan dilaksanakan, sedangkan kebijakan desa adalah pedoman/petunjuk terhadap tindakan yang akan diambil untuk mencapai tujuan. Mengacu pada Peraturan Daerah Kabupaten Bogor Nomor 6 Tahun 2015 maka disusunlah Tupoksi Pembagian tugas perangkat desa, sedangkan petunjuk teknis dari Bupati Bogor setiap tahun merupakan acuan penyusunan Rencana Kerja Pembangunan Jangka Menengah Desa dan Rencana Kerja Pembangunan Desa satu tahun yang merupakan bagian dari regulasi atau penyederhanaan pelaksanaan program desa. RPJMDes dan RKPDes disusun melalui Musyawarah Rencana Pembangunan Desa setiap tahun dengan melibatkan semua elemen masyarakat (Stake Holder). visi & misi

Pemerintahan Desa

07 November 2014 M DIAN RIFATULLAH Dibaca 3.266 Kali

Visi Desa Jogjogan

 

          Visi merupakan tujuan pembangunan yang direncanakan dan akan dicapai dengan seluruh kegiatan pembangunan dan pemanfaatan potensi desa yang ada. Dalam rangka merealisasikan pembangunan Desa Jogjogan telah dibuat rumusan yang tertuang dalam Visi dan Misi yang diadaptasikan dengan potensi yang dimiliki dengan berlandaskan kebersamaan dan kekompakan yang tinggi untuk bergotong royong sebagai jiwa masyarakat Desa Jogjogan telah tersusun Visi sebagai berikut :

“Desa Jogjogan Menuju Terwujudnya Kesejahteraan Warga Masyarakat Untuk Meningkatkan Iman dan Taqwa dan Beraklakul Karimah”.

 

Visi tersebut diatas adalah ungkapan realistis dengan potensi yang ada di Desa Jogjogan, diantaranya:

  1. Desa Jogjogan adalah Desa Santri / Desa pendidikan yang didukung dengan berdirinya 8 buah pondok pesantren, 2 buah Madrasah Ibtidaiyah, 2 buah Madrasah Tsanawiyah, 2 buah SD Negeri, 1 buah SD Islam Terpadu, 1 buah SMP Negeri, 2 buah SMK, 2 buah Perguruan Tinggi,  24 kelompok pengajian anak  tradisional dan majlis ta'lim yang berkembang di 7 Mesjid dan 28 Langgar/Mushola yang ada di Desa Jogjogan.
  2. Potensi lembaga pendidikan baik formal maupun non formal tersebut mendidik, membina dan mengayomi serta penopang utama masyarakat Desa Jogjogan dalam rangka meningkatkan kualitas pengetahuan, keimanan dan ketaqwaannya.
  3. Sumber daya manusia (SDM) yang merupakan faktor utama  dalam merealisasikan visi  yang dimiliki Desa Jogjogan cukup berkualitas terlihat dari banyaknya warga masyarakat yang berkiprah baik di tingkat Pemerintahan, Organisasi atau Lembaga-lembaga lain baik tingkat kecamatan maupun kabupaten.
  4. Sumber daya alam (SDA) Desa Jogjogan sangat melimpah, lahan pertanian yang menjadi salah satu pendukung mewujudkan visi tersebut.
  5. Pemerintah Desa, BPD, LPM, PKK, lembaga desa lainnya bersama masyarakat aktif dan dinamis bahu membahu membangun desa.

 

  1. Misi

Untuk pencapaian visi maka dirumuskan misi sebagai berikut:

  1. Menyelenggarakan pemerintahan yang bersih, amanah dan terbuka berorientasi pada optimalisasi pelayanan kepada masyarakat.
  2. Mendorong berkembangnya kualitas sumber daya manusia Desa Jogjogan yang dilandasi nilai-nilai agama dan nilai-nilai luhur budaya (silih asih, silih asah dan silih asuh) untuk mewujudkan masyarakat  anu cageur, bageur, pinter tur singer.         
  3. Peningkatan sarana dan prasarana dasar untuk menunjang kesejahteraaan dan meningkatkan pelayanan publik dengan slogan; senyum, cepat dan tepat.
  4. Memanfaatkan potensi sumber daya alam yang berwawasan lingkungan.
  5. Memberdayakan potensi lembaga keuangan untuk mendorong usaha ekonomi masyarakat.
  6. Memberdayakan masyarakat melalui partisipasi aktif dalam pembangunan.
  7. Mewujudkan lingkungan yang bersih, aman dan tertib.

 

Motto Desa Jogjogan :

" Bersama membangun desa, bersatu menciptakan Desa Jogjogan termaju."

 

 

  1. Strategi dan Arah Kebijakan Desa

          Dalam mengaktualisasikan Visi dan Misi Desa Jogjogan maka disusunlah  strategi dan arah kebijakan pembangunan desa yang berisikan program-program sebagai tindakan yang harus dilakukan pemerintah desa, program diartikan sebagaik bagian kebijakan yang berisi satu atau lebih kegiatan yang akan dilaksanakan, sedangkan kebijakan desa adalah pedoman/petunjuk terhadap tindakan yang akan diambil untuk mencapai tujuan.

          Mengacu pada Peraturan Daerah Kabupaten Bogor Nomor 6 Tahun 2015 maka disusunlah Tupoksi Pembagian tugas perangkat desa, sedangkan petunjuk teknis dari Bupati Bogor setiap tahun merupakan acuan penyusunan Rencana Kerja Pembangunan Jangka Menengah Desa dan Rencana Kerja Pembangunan Desa satu tahun yang merupakan bagian dari regulasi atau penyederhanaan pelaksanaan program desa. RPJMDes dan RKPDes disusun melalui Musyawarah Rencana Pembangunan Desa setiap tahun dengan melibatkan semua elemen masyarakat (Stake Holder).

          Pemerintah Desa sebagai pengemban amanah masyarakat dan penerus kebijakan pemerintah dituntut untuk mampu dan mengetahui apa yang merupakan kebutuhan masyarakatnya yang harus segera dipenuhi dan dibangun untuk terwujudnya kesejahteraan mereka. Secara garis besar impelementasi dari berbagai kebijakan dan tugas serta fungsi yang harus dilaksanakan Pemerintah Desa Jogjogan dapat digolongkan 3 (tiga) fungsi yaitu :

  1. Sebagai Perantara antara masyarakat dan pemerintah

Dalam hal ini Pemerintah Desa sebagai penerus kebijakan (Pemerintah Pusat, Provinsi, Kabupaten ) sekaligus dituntut untuk mampu menyalurkan aspirasi masyarakat sebagai wakil masyarakat.

  1. Pemerintah Desa berfungsi sebagai pelayan masyarakat

Artinya Pemerintah Desa harus menginventarisir segala kebutuhan masyarakat, kemudian berusaha untuk mencukupinya. Kepala Desa harus mampu tampil sebagai pamong yang selalu siap membantu dan melayani kebutuhan-kebutuhan masyarakat yang dipimpinnya.

  1. Pemerintah Desa berfungsi sebagai agen pembaharuan ( agent of change)

Artinya Pemerintah Desa harus mampu sebagai motivator dan lokomatif dalam usaha pemberdayaan masyarakat desa, sehingga desa mampu maju kearah yang lebih baik dan modern serta meninggalkan kesan terbelakang, pinggiran dan tertinggal.

 

          Strategi dan arah kebijakan desa disesuaikan dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa (RPJMDes) Tahun 2013 sampai dengan Tahun 2018 tersebut dalam lampiran LPPD ini yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan.

 

  1. Prioritas Desa

          Secara garis besar prioritas pembangunan desa diwujudkan dalam 6 agenda pembangunan, yaitu :

  1. Pembangunan Pertanian, Perkebunan, Kehutanan, Peternakan, Penyuluhan Pertanian dan Agri Bisnis
  • Peningkatan Kualitas petani melalui Kelompok Tani
  • Peningkatan SDM Petani melalui penyuluhan pertanian
  • Mewujudkan program Kebun Bibit Rakyat untuk penghijauan
  1. Pengentasan Kemiskinan dan Pengangguran
  • Membantu masyarakat dalam pemanfaatan Raskin untuk masyarakat kurang mampu
  • Program Bantuan pembangunan yang masuk desa harus dapat menyerap sejumlah tenaga kerja yang berasal dari masyarakat desa
  • Pembinaan dan peningkatan kualitas angkatan kerja

 

  1. Peningkatan Aksesibilitas Pendidikan dan Kesehatan
  • Peningkatan kualitas sarana prasarana pendidikan
  • Peningkatan Program Pendidikan Pondok Pesantren dan Madrasah Diniyah
  • Peningkatan sarana prasarana kesehatan
  • Peningkatan sarana prasarana posyandu
  1. Peningkatan kapasitas perangkat desa dengan penguasaan administrasi teknologi guna peningkatan pelayanan publik secara cepat dan sederhana.
  2. Percepatan Pembangunan sarana dan prasarana desa
  • Pengaspalan Jalan Desa
  • Betonisasi Jalan Lingkungan
  • Pembangunan Masjid, Musholla dan Pondok Pesantren
  1. Membina masyarakat yang harmonis dengan rasa keadilan, kesetaraan dan persatuan.
  • Memberikan penyuluhan keagamaan
  • Menumbuhkan semangat kebersamaan, persaudaraan dan kegotong royongan.

 

 

 

Visi Desa Jogjogan

 

          Visi merupakan tujuan pembangunan yang direncanakan dan akan dicapai dengan seluruh kegiatan pembangunan dan pemanfaatan potensi desa yang ada. Dalam rangka merealisasikan pembangunan Desa Jogjogan telah dibuat rumusan yang tertuang dalam Visi dan Misi yang diadaptasikan dengan potensi yang dimiliki dengan berlandaskan kebersamaan dan kekompakan yang tinggi untuk bergotong royong sebagai jiwa masyarakat Desa Jogjogan telah tersusun Visi sebagai berikut :

“Desa Jogjogan Menuju Terwujudnya Kesejahteraan Warga Masyarakat Untuk Meningkatkan Iman dan Taqwa dan Beraklakul Karimah”.

 

Visi tersebut diatas adalah ungkapan realistis dengan potensi yang ada di Desa Jogjogan, diantaranya:

  1. Desa Jogjogan adalah Desa Santri / Desa pendidikan yang didukung dengan berdirinya 8 buah pondok pesantren, 2 buah Madrasah Ibtidaiyah, 2 buah Madrasah Tsanawiyah, 2 buah SD Negeri, 1 buah SD Islam Terpadu, 1 buah SMP Negeri, 2 buah SMK, 2 buah Perguruan Tinggi,  24 kelompok pengajian anak  tradisional dan majlis ta'lim yang berkembang di 7 Mesjid dan 28 Langgar/Mushola yang ada di Desa Jogjogan.
  2. Potensi lembaga pendidikan baik formal maupun non formal tersebut mendidik, membina dan mengayomi serta penopang utama masyarakat Desa Jogjogan dalam rangka meningkatkan kualitas pengetahuan, keimanan dan ketaqwaannya.
  3. Sumber daya manusia (SDM) yang merupakan faktor utama  dalam merealisasikan visi  yang dimiliki Desa Jogjogan cukup berkualitas terlihat dari banyaknya warga masyarakat yang berkiprah baik di tingkat Pemerintahan, Organisasi atau Lembaga-lembaga lain baik tingkat kecamatan maupun kabupaten.
  4. Sumber daya alam (SDA) Desa Jogjogan sangat melimpah, lahan pertanian yang menjadi salah satu pendukung mewujudkan visi tersebut.
  5. Pemerintah Desa, BPD, LPM, PKK, lembaga desa lainnya bersama masyarakat aktif dan dinamis bahu membahu membangun desa.

 

  1. Misi

Untuk pencapaian visi maka dirumuskan misi sebagai berikut:

  1. Menyelenggarakan pemerintahan yang bersih, amanah dan terbuka berorientasi pada optimalisasi pelayanan kepada masyarakat.
  2. Mendorong berkembangnya kualitas sumber daya manusia Desa Jogjogan yang dilandasi nilai-nilai agama dan nilai-nilai luhur budaya (silih asih, silih asah dan silih asuh) untuk mewujudkan masyarakat  anu cageur, bageur, pinter tur singer.         
  3. Peningkatan sarana dan prasarana dasar untuk menunjang kesejahteraaan dan meningkatkan pelayanan publik dengan slogan; senyum, cepat dan tepat.
  4. Memanfaatkan potensi sumber daya alam yang berwawasan lingkungan.
  5. Memberdayakan potensi lembaga keuangan untuk mendorong usaha ekonomi masyarakat.
  6. Memberdayakan masyarakat melalui partisipasi aktif dalam pembangunan.
  7. Mewujudkan lingkungan yang bersih, aman dan tertib.

 

Motto Desa Jogjogan :

" Bersama membangun desa, bersatu menciptakan Desa Jogjogan termaju."

 

 

  1. Strategi dan Arah Kebijakan Desa

          Dalam mengaktualisasikan Visi dan Misi Desa Jogjogan maka disusunlah  strategi dan arah kebijakan pembangunan desa yang berisikan program-program sebagai tindakan yang harus dilakukan pemerintah desa, program diartikan sebagaik bagian kebijakan yang berisi satu atau lebih kegiatan yang akan dilaksanakan, sedangkan kebijakan desa adalah pedoman/petunjuk terhadap tindakan yang akan diambil untuk mencapai tujuan.

          Mengacu pada Peraturan Daerah Kabupaten Bogor Nomor 6 Tahun 2015 maka disusunlah Tupoksi Pembagian tugas perangkat desa, sedangkan petunjuk teknis dari Bupati Bogor setiap tahun merupakan acuan penyusunan Rencana Kerja Pembangunan Jangka Menengah Desa dan Rencana Kerja Pembangunan Desa satu tahun yang merupakan bagian dari regulasi atau penyederhanaan pelaksanaan program desa. RPJMDes dan RKPDes disusun melalui Musyawarah Rencana Pembangunan Desa setiap tahun dengan melibatkan semua elemen masyarakat (Stake Holder).

          Pemerintah Desa sebagai pengemban amanah masyarakat dan penerus kebijakan pemerintah dituntut untuk mampu dan mengetahui apa yang merupakan kebutuhan masyarakatnya yang harus segera dipenuhi dan dibangun untuk terwujudnya kesejahteraan mereka. Secara garis besar impelementasi dari berbagai kebijakan dan tugas serta fungsi yang harus dilaksanakan Pemerintah Desa Jogjogan dapat digolongkan 3 (tiga) fungsi yaitu :

  1. Sebagai Perantara antara masyarakat dan pemerintah

Dalam hal ini Pemerintah Desa sebagai penerus kebijakan (Pemerintah Pusat, Provinsi, Kabupaten ) sekaligus dituntut untuk mampu menyalurkan aspirasi masyarakat sebagai wakil masyarakat.

  1. Pemerintah Desa berfungsi sebagai pelayan masyarakat

Artinya Pemerintah Desa harus menginventarisir segala kebutuhan masyarakat, kemudian berusaha untuk mencukupinya. Kepala Desa harus mampu tampil sebagai pamong yang selalu siap membantu dan melayani kebutuhan-kebutuhan masyarakat yang dipimpinnya.

  1. Pemerintah Desa berfungsi sebagai agen pembaharuan ( agent of change)

Artinya Pemerintah Desa harus mampu sebagai motivator dan lokomatif dalam usaha pemberdayaan masyarakat desa, sehingga desa mampu maju kearah yang lebih baik dan modern serta meninggalkan kesan terbelakang, pinggiran dan tertinggal.

 

          Strategi dan arah kebijakan desa disesuaikan dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa (RPJMDes) Tahun 2013 sampai dengan Tahun 2018 tersebut dalam lampiran LPPD ini yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan.

 

  1. Prioritas Desa

          Secara garis besar prioritas pembangunan desa diwujudkan dalam 6 agenda pembangunan, yaitu :

  1. Pembangunan Pertanian, Perkebunan, Kehutanan, Peternakan, Penyuluhan Pertanian dan Agri Bisnis
  • Peningkatan Kualitas petani melalui Kelompok Tani
  • Peningkatan SDM Petani melalui penyuluhan pertanian
  • Mewujudkan program Kebun Bibit Rakyat untuk penghijauan
  1. Pengentasan Kemiskinan dan Pengangguran
  • Membantu masyarakat dalam pemanfaatan Raskin untuk masyarakat kurang mampu
  • Program Bantuan pembangunan yang masuk desa harus dapat menyerap sejumlah tenaga kerja yang berasal dari masyarakat desa
  • Pembinaan dan peningkatan kualitas angkatan kerja

 

  1. Peningkatan Aksesibilitas Pendidikan dan Kesehatan
  • Peningkatan kualitas sarana prasarana pendidikan
  • Peningkatan Program Pendidikan Pondok Pesantren dan Madrasah Diniyah
  • Peningkatan sarana prasarana kesehatan
  • Peningkatan sarana prasarana posyandu
  1. Peningkatan kapasitas perangkat desa dengan penguasaan administrasi teknologi guna peningkatan pelayanan publik secara cepat dan sederhana.
  2. Percepatan Pembangunan sarana dan prasarana desa
  • Pengaspalan Jalan Desa
  • Betonisasi Jalan Lingkungan
  • Pembangunan Masjid, Musholla dan Pondok Pesantren
  1. Membina masyarakat yang harmonis dengan rasa keadilan, kesetaraan dan persatuan.
  • Memberikan penyuluhan keagamaan
  • Menumbuhkan semangat kebersamaan, persaudaraan dan kegotong royongan.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Visi Desa Jogjogan

 

          Visi merupakan tujuan pembangunan yang direncanakan dan akan dicapai dengan seluruh kegiatan pembangunan dan pemanfaatan potensi desa yang ada. Dalam rangka merealisasikan pembangunan Desa Jogjogan telah dibuat rumusan yang tertuang dalam Visi dan Misi yang diadaptasikan dengan potensi yang dimiliki dengan berlandaskan kebersamaan dan kekompakan yang tinggi untuk bergotong royong sebagai jiwa masyarakat Desa Jogjogan telah tersusun Visi sebagai berikut :

“Desa Jogjogan Menuju Terwujudnya Kesejahteraan Warga Masyarakat Untuk Meningkatkan Iman dan Taqwa dan Beraklakul Karimah”.

 

Visi tersebut diatas adalah ungkapan realistis dengan potensi yang ada di Desa Jogjogan, diantaranya:

  1. Desa Jogjogan adalah Desa Santri / Desa pendidikan yang didukung dengan berdirinya 8 buah pondok pesantren, 2 buah Madrasah Ibtidaiyah, 2 buah Madrasah Tsanawiyah, 2 buah SD Negeri, 1 buah SD Islam Terpadu, 1 buah SMP Negeri, 2 buah SMK, 2 buah Perguruan Tinggi,  24 kelompok pengajian anak  tradisional dan majlis ta'lim yang berkembang di 7 Mesjid dan 28 Langgar/Mushola yang ada di Desa Jogjogan.
  2. Potensi lembaga pendidikan baik formal maupun non formal tersebut mendidik, membina dan mengayomi serta penopang utama masyarakat Desa Jogjogan dalam rangka meningkatkan kualitas pengetahuan, keimanan dan ketaqwaannya.
  3. Sumber daya manusia (SDM) yang merupakan faktor utama  dalam merealisasikan visi  yang dimiliki Desa Jogjogan cukup berkualitas terlihat dari banyaknya warga masyarakat yang berkiprah baik di tingkat Pemerintahan, Organisasi atau Lembaga-lembaga lain baik tingkat kecamatan maupun kabupaten.
  4. Sumber daya alam (SDA) Desa Jogjogan sangat melimpah, lahan pertanian yang menjadi salah satu pendukung mewujudkan visi tersebut.
  5. Pemerintah Desa, BPD, LPM, PKK, lembaga desa lainnya bersama masyarakat aktif dan dinamis bahu membahu membangun desa.

 

  1. Misi

Untuk pencapaian visi maka dirumuskan misi sebagai berikut:

  1. Menyelenggarakan pemerintahan yang bersih, amanah dan terbuka berorientasi pada optimalisasi pelayanan kepada masyarakat.
  2. Mendorong berkembangnya kualitas sumber daya manusia Desa Jogjogan yang dilandasi nilai-nilai agama dan nilai-nilai luhur budaya (silih asih, silih asah dan silih asuh) untuk mewujudkan masyarakat  anu cageur, bageur, pinter tur singer.         
  3. Peningkatan sarana dan prasarana dasar untuk menunjang kesejahteraaan dan meningkatkan pelayanan publik dengan slogan; senyum, cepat dan tepat.
  4. Memanfaatkan potensi sumber daya alam yang berwawasan lingkungan.
  5. Memberdayakan potensi lembaga keuangan untuk mendorong usaha ekonomi masyarakat.
  6. Memberdayakan masyarakat melalui partisipasi aktif dalam pembangunan.
  7. Mewujudkan lingkungan yang bersih, aman dan tertib.

 

Motto Desa Jogjogan :

" Bersama membangun desa, bersatu menciptakan Desa Jogjogan termaju."

 

 

  1. Strategi dan Arah Kebijakan Desa

          Dalam mengaktualisasikan Visi dan Misi Desa Jogjogan maka disusunlah  strategi dan arah kebijakan pembangunan desa yang berisikan program-program sebagai tindakan yang harus dilakukan pemerintah desa, program diartikan sebagaik bagian kebijakan yang berisi satu atau lebih kegiatan yang akan dilaksanakan, sedangkan kebijakan desa adalah pedoman/petunjuk terhadap tindakan yang akan diambil untuk mencapai tujuan.

          Mengacu pada Peraturan Daerah Kabupaten Bogor Nomor 6 Tahun 2015 maka disusunlah Tupoksi Pembagian tugas perangkat desa, sedangkan petunjuk teknis dari Bupati Bogor setiap tahun merupakan acuan penyusunan Rencana Kerja Pembangunan Jangka Menengah Desa dan Rencana Kerja Pembangunan Desa satu tahun yang merupakan bagian dari regulasi atau penyederhanaan pelaksanaan program desa. RPJMDes dan RKPDes disusun melalui Musyawarah Rencana Pembangunan Desa setiap tahun dengan melibatkan semua elemen masyarakat (Stake Holder).

          Pemerintah Desa sebagai pengemban amanah masyarakat dan penerus kebijakan pemerintah dituntut untuk mampu dan mengetahui apa yang merupakan kebutuhan masyarakatnya yang harus segera dipenuhi dan dibangun untuk terwujudnya kesejahteraan mereka. Secara garis besar impelementasi dari berbagai kebijakan dan tugas serta fungsi yang harus dilaksanakan Pemerintah Desa Jogjogan dapat digolongkan 3 (tiga) fungsi yaitu :

  1. Sebagai Perantara antara masyarakat dan pemerintah

Dalam hal ini Pemerintah Desa sebagai penerus kebijakan (Pemerintah Pusat, Provinsi, Kabupaten ) sekaligus dituntut untuk mampu menyalurkan aspirasi masyarakat sebagai wakil masyarakat.

  1. Pemerintah Desa berfungsi sebagai pelayan masyarakat

Artinya Pemerintah Desa harus menginventarisir segala kebutuhan masyarakat, kemudian berusaha untuk mencukupinya. Kepala Desa harus mampu tampil sebagai pamong yang selalu siap membantu dan melayani kebutuhan-kebutuhan masyarakat yang dipimpinnya.

  1. Pemerintah Desa berfungsi sebagai agen pembaharuan ( agent of change)

Artinya Pemerintah Desa harus mampu sebagai motivator dan lokomatif dalam usaha pemberdayaan masyarakat desa, sehingga desa mampu maju kearah yang lebih baik dan modern serta meninggalkan kesan terbelakang, pinggiran dan tertinggal.

 

          Strategi dan arah kebijakan desa disesuaikan dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa (RPJMDes) Tahun 2013 sampai dengan Tahun 2018 tersebut dalam lampiran LPPD ini yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan.

 

  1. Prioritas Desa

          Secara garis besar prioritas pembangunan desa diwujudkan dalam 6 agenda pembangunan, yaitu :

  1. Pembangunan Pertanian, Perkebunan, Kehutanan, Peternakan, Penyuluhan Pertanian dan Agri Bisnis
  • Peningkatan Kualitas petani melalui Kelompok Tani
  • Peningkatan SDM Petani melalui penyuluhan pertanian
  • Mewujudkan program Kebun Bibit Rakyat untuk penghijauan
  1. Pengentasan Kemiskinan dan Pengangguran
  • Membantu masyarakat dalam pemanfaatan Raskin untuk masyarakat kurang mampu
  • Program Bantuan pembangunan yang masuk desa harus dapat menyerap sejumlah tenaga kerja yang berasal dari masyarakat desa
  • Pembinaan dan peningkatan kualitas angkatan kerja

 

  1. Peningkatan Aksesibilitas Pendidikan dan Kesehatan
  • Peningkatan kualitas sarana prasarana pendidikan
  • Peningkatan Program Pendidikan Pondok Pesantren dan Madrasah Diniyah
  • Peningkatan sarana prasarana kesehatan
  • Peningkatan sarana prasarana posyandu
  1. Peningkatan kapasitas perangkat desa dengan penguasaan administrasi teknologi guna peningkatan pelayanan publik secara cepat dan sederhana.
  2. Percepatan Pembangunan sarana dan prasarana desa
  • Pengaspalan Jalan Desa
  • Betonisasi Jalan Lingkungan
  • Pembangunan Masjid, Musholla dan Pondok Pesantren
  1. Membina masyarakat yang harmonis dengan rasa keadilan, kesetaraan dan persatuan.
  • Memberikan penyuluhan keagamaan
  • Menumbuhkan semangat kebersamaan, persaudaraan dan kegotong royongan.

 

 

Visi Desa Jogjogan

 

          Visi merupakan tujuan pembangunan yang direncanakan dan akan dicapai dengan seluruh kegiatan pembangunan dan pemanfaatan potensi desa yang ada. Dalam rangka merealisasikan pembangunan Desa Jogjogan telah dibuat rumusan yang tertuang dalam Visi dan Misi yang diadaptasikan dengan potensi yang dimiliki dengan berlandaskan kebersamaan dan kekompakan yang tinggi untuk bergotong royong sebagai jiwa masyarakat Desa Jogjogan telah tersusun Visi sebagai berikut :

“Desa Jogjogan Menuju Terwujudnya Kesejahteraan Warga Masyarakat Untuk Meningkatkan Iman dan Taqwa dan Beraklakul Karimah”.

 

Visi tersebut diatas adalah ungkapan realistis dengan potensi yang ada di Desa Jogjogan, diantaranya:

  1. Desa Jogjogan adalah Desa Santri / Desa pendidikan yang didukung dengan berdirinya 8 buah pondok pesantren, 2 buah Madrasah Ibtidaiyah, 2 buah Madrasah Tsanawiyah, 2 buah SD Negeri, 1 buah SD Islam Terpadu, 1 buah SMP Negeri, 2 buah SMK, 2 buah Perguruan Tinggi,  24 kelompok pengajian anak  tradisional dan majlis ta'lim yang berkembang di 7 Mesjid dan 28 Langgar/Mushola yang ada di Desa Jogjogan.
  2. Potensi lembaga pendidikan baik formal maupun non formal tersebut mendidik, membina dan mengayomi serta penopang utama masyarakat Desa Jogjogan dalam rangka meningkatkan kualitas pengetahuan, keimanan dan ketaqwaannya.
  3. Sumber daya manusia (SDM) yang merupakan faktor utama  dalam merealisasikan visi  yang dimiliki Desa Jogjogan cukup berkualitas terlihat dari banyaknya warga masyarakat yang berkiprah baik di tingkat Pemerintahan, Organisasi atau Lembaga-lembaga lain baik tingkat kecamatan maupun kabupaten.
  4. Sumber daya alam (SDA) Desa Jogjogan sangat melimpah, lahan pertanian yang menjadi salah satu pendukung mewujudkan visi tersebut.
  5. Pemerintah Desa, BPD, LPM, PKK, lembaga desa lainnya bersama masyarakat aktif dan dinamis bahu membahu membangun desa.

 

  1. Misi

Untuk pencapaian visi maka dirumuskan misi sebagai berikut:

  1. Menyelenggarakan pemerintahan yang bersih, amanah dan terbuka berorientasi pada optimalisasi pelayanan kepada masyarakat.
  2. Mendorong berkembangnya kualitas sumber daya manusia Desa Jogjogan yang dilandasi nilai-nilai agama dan nilai-nilai luhur budaya (silih asih, silih asah dan silih asuh) untuk mewujudkan masyarakat  anu cageur, bageur, pinter tur singer.         
  3. Peningkatan sarana dan prasarana dasar untuk menunjang kesejahteraaan dan meningkatkan pelayanan publik dengan slogan; senyum, cepat dan tepat.
  4. Memanfaatkan potensi sumber daya alam yang berwawasan lingkungan.
  5. Memberdayakan potensi lembaga keuangan untuk mendorong usaha ekonomi masyarakat.
  6. Memberdayakan masyarakat melalui partisipasi aktif dalam pembangunan.
  7. Mewujudkan lingkungan yang bersih, aman dan tertib.

 

Motto Desa Jogjogan :

" Bersama membangun desa, bersatu menciptakan Desa Jogjogan termaju."

 

 

  1. Strategi dan Arah Kebijakan Desa

          Dalam mengaktualisasikan Visi dan Misi Desa Jogjogan maka disusunlah  strategi dan arah kebijakan pembangunan desa yang berisikan program-program sebagai tindakan yang harus dilakukan pemerintah desa, program diartikan sebagaik bagian kebijakan yang berisi satu atau lebih kegiatan yang akan dilaksanakan, sedangkan kebijakan desa adalah pedoman/petunjuk terhadap tindakan yang akan diambil untuk mencapai tujuan.

          Mengacu pada Peraturan Daerah Kabupaten Bogor Nomor 6 Tahun 2015 maka disusunlah Tupoksi Pembagian tugas perangkat desa, sedangkan petunjuk teknis dari Bupati Bogor setiap tahun merupakan acuan penyusunan Rencana Kerja Pembangunan Jangka Menengah Desa dan Rencana Kerja Pembangunan Desa satu tahun yang merupakan bagian dari regulasi atau penyederhanaan pelaksanaan program desa. RPJMDes dan RKPDes disusun melalui Musyawarah Rencana Pembangunan Desa setiap tahun dengan melibatkan semua elemen masyarakat (Stake Holder).

          Pemerintah Desa sebagai pengemban amanah masyarakat dan penerus kebijakan pemerintah dituntut untuk mampu dan mengetahui apa yang merupakan kebutuhan masyarakatnya yang harus segera dipenuhi dan dibangun untuk terwujudnya kesejahteraan mereka. Secara garis besar impelementasi dari berbagai kebijakan dan tugas serta fungsi yang harus dilaksanakan Pemerintah Desa Jogjogan dapat digolongkan 3 (tiga) fungsi yaitu :

  1. Sebagai Perantara antara masyarakat dan pemerintah

Dalam hal ini Pemerintah Desa sebagai penerus kebijakan (Pemerintah Pusat, Provinsi, Kabupaten ) sekaligus dituntut untuk mampu menyalurkan aspirasi masyarakat sebagai wakil masyarakat.

  1. Pemerintah Desa berfungsi sebagai pelayan masyarakat

Artinya Pemerintah Desa harus menginventarisir segala kebutuhan masyarakat, kemudian berusaha untuk mencukupinya. Kepala Desa harus mampu tampil sebagai pamong yang selalu siap membantu dan melayani kebutuhan-kebutuhan masyarakat yang dipimpinnya.

  1. Pemerintah Desa berfungsi sebagai agen pembaharuan ( agent of change)

Artinya Pemerintah Desa harus mampu sebagai motivator dan lokomatif dalam usaha pemberdayaan masyarakat desa, sehingga desa mampu maju kearah yang lebih baik dan modern serta meninggalkan kesan terbelakang, pinggiran dan tertinggal.

 

          Strategi dan arah kebijakan desa disesuaikan dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa (RPJMDes) Tahun 2013 sampai dengan Tahun 2018 tersebut dalam lampiran LPPD ini yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan.

 

  1. Prioritas Desa

          Secara garis besar prioritas pembangunan desa diwujudkan dalam 6 agenda pembangunan, yaitu :

  1. Pembangunan Pertanian, Perkebunan, Kehutanan, Peternakan, Penyuluhan Pertanian dan Agri Bisnis
  • Peningkatan Kualitas petani melalui Kelompok Tani
  • Peningkatan SDM Petani melalui penyuluhan pertanian
  • Mewujudkan program Kebun Bibit Rakyat untuk penghijauan
  1. Pengentasan Kemiskinan dan Pengangguran
  • Membantu masyarakat dalam pemanfaatan Raskin untuk masyarakat kurang mampu
  • Program Bantuan pembangunan yang masuk desa harus dapat menyerap sejumlah tenaga kerja yang berasal dari masyarakat desa
  • Pembinaan dan peningkatan kualitas angkatan kerja

 

  1. Peningkatan Aksesibilitas Pendidikan dan Kesehatan
  • Peningkatan kualitas sarana prasarana pendidikan
  • Peningkatan Program Pendidikan Pondok Pesantren dan Madrasah Diniyah
  • Peningkatan sarana prasarana kesehatan
  • Peningkatan sarana prasarana posyandu
  1. Peningkatan kapasitas perangkat desa dengan penguasaan administrasi teknologi guna peningkatan pelayanan publik secara cepat dan sederhana.
  2. Percepatan Pembangunan sarana dan prasarana desa
  • Pengaspalan Jalan Desa
  • Betonisasi Jalan Lingkungan
  • Pembangunan Masjid, Musholla dan Pondok Pesantren
  1. Membina masyarakat yang harmonis dengan rasa keadilan, kesetaraan dan persatuan.
  • Memberikan penyuluhan keagamaan
  • Menumbuhkan semangat kebersamaan, persaudaraan dan kegotong royongan.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Silakan tulis komentar dalam formulir berikut ini (Gunakan bahasa yang santun)
Formulir Komentar (Komentar baru terbit setelah disetujui Admin)
CAPTCHA Image
Isikan kode di gambar